Sejarah Rivalitas Persaudaraan Dassler dan Lahirnya Brand Berlogo Kucing Pemangsa

Sejarah Rivalitas Persaudaraan Dassler dan Lahirnya Brand Berlogo Kucing Pemangsa

 tocoachoutlet.com – Di sebuah kota kecil di Bavaria, Jerman, dua bersaudara yang pernah berbagi bengkel di ruang cuci ibu mereka berakhir dimakamkan di ujung berlawanan pemakaman yang sama.

Dari pertengkaran mereka lahir dua raksasa dunia olahraga: Adidas dan Puma, merek dengan logo kucing pemangsa yang melompat.

Kisah Adolf “Adi” dan Rudolf “Rudi” Dassler sering di ceritakan sebagai dongeng bisnis tentang dendam keluarga. Namun di balik versi yang di sederhanakan itu ada lapisan-lapisan: sejarah perang, politik, kesalahpahaman yang mungkin tak pernah terurai, dan sejumlah anekdot yang lebih berupa cerita tutur ketimbang fakta terdokumentasi.

Artikel ini menelusuri dari awal, memilah apa yang cukup kuat di dukung sumber dan apa yang sebaiknya di baca dengan hati-hati, sambil menjelaskan bagaimana kucing puma akhirnya melompat ke logo, dan di mana kedua perusahaan itu berada sekarang.

Dua Bersaudara dari Herzogenaurach

Rudolf lahir pada 26 Maret 1898 dan Adolf pada 3 November 1900 di Herzogenaurach, kota kecil di Bavaria. Orang tua mereka berkecimpung di dunia sepatu dan cuci pakaian.

Menurut berbagai sumber, Adi, yang lebih pendiam, tekun, dan suka bereksperimen, mulai membuat sepatu olahraga di ruang cuci ibunya setelah kembali dari Perang Dunia I. Rudi, yang lebih terbuka dan pandai berjualan, bergabung kemudian.

Perusahaan mereka, Gebrüder Dassler Schuhfabrik (“Pabrik Sepatu Bersaudara Dassler”), di daftarkan pada Juli 1924. Tahun yang di kutip sumber agak beragam karena sebagian menyebut usaha ini mulai beberapa tahun sebelumnya.

Pembagian kerjanya sederhana dan sering di ulang: Adi membuat sepatu, Rudi menjualnya. Mereka termasuk yang awal membuat sepatu lari berpaku (spikes) dan sepatu sepak bola khusus.

Perang, Politik, dan Retaknya Hubungan

Sumber-sumber menyebut kedua bersaudara bergabung dengan Partai Nazi pada 1933, dan Rudolf kerap di sebut lebih bersemangat. Pabrik mereka kemudian memproduksi sepatu bot untuk Wehrmacht dan, seiring perang, produksi bergeser ke keperluan militer.

Detail keterlibatan masing-masing masih di perdebatkan, dan sebagian klaim tentang peran Rudolf berbeda-beda antar sumber, jadi sebaiknya di baca dengan hati-hati.

Rudolf dikirim berdinas pada Januari 1943. Setelah perang, ia di tahan pasukan Sekutu. Ia di yakini curiga bahwa Adi yang menyebabkan wajib militernya dan penahanannya. Sumber lain menyebut Adi memberi keterangan keliru tentang keterlibatan kakaknya.

Anekdot ruang perlindungan 1943

Cerita paling terkenal adalah kejadian di bunker saat serangan udara 1943. Adi dan istrinya masuk ke ruang perlindungan yang sudah di tempati Rudolf dan keluarganya, lalu mengucapkan sesuatu seperti “orang-orang bajingan itu kembali lagi” yang maksudnya pesawat Sekutu. Rudolf menafsirkan kalimat itu sebagai sindiran untuk keluarganya. Sejumlah sumber menyebut peristiwa ini sebagai titik didih, tetapi perlu di ingat ini anekdot yang beredar luas, bukan peristiwa yang terdokumentasi rinci.

1948: Perpecahan dan Dua Perusahaan

Pada 1948 persekutuan itu dibubarkan. Aset dan karyawan dibagi, lalu masing-masing membangun perusahaan di sisi berbeda Sungai Aurach yang membelah kota.

  • Rudolf mendaftarkan usahanya pada awal 1948 sebagai Ruda (gabungan “Ru” dari Rudolf dan “Da” dari Dassler). Beberapa bulan kemudian namanya diganti menjadi Puma Schuhfabrik Rudolf Dassler.
  • Adolf mendaftarkan Adidas (dari “Adi” dan “Das”) pada 18 Agustus 1949.

Satu catatan menarik: nama “Ruda” diganti, dan banyak penulis berseloroh bahwa itu langkah tepat. Dari sisi pemasaran, “Puma” terdengar jauh lebih atletis.

Lahirnya Kucing Pemangsa: Nama dan Logo Puma

Mengapa “Puma”?

Menurut arsip perusahaan, Rudolf menginginkan produknya mewujudkan sifat-sifat seekor puma: kecepatan, kekuatan, kelenturan, daya tahan, dan kelincahan, atribut yang juga dibutuhkan seorang atlet.

Evolusi logo

  • 1948: logo pertama berupa seekor kucing yang melompat melewati huruf “D”, dalam bentuk heksagon. Menurut arsip, logo ini belum benar-benar menangkap kelincahan puma.
  • 1957: logo gabungan kata dan gambar diperkenalkan.
  • Akhir 1950-an: formstrip, garis pada sisi sepatu, mulai menjadi elemen desain khas (tahun tepatnya berbeda antar sumber, sekitar 1956 sampai 1958).
  • Desember 1967: versi logo kucing yang kita kenal sekarang dibuat. Menurut arsiparis Puma, Gerd, putra Rudolf, berteman dengan karikaturis Lutz Backes, yang diminta merancang logo baru. Untuk menangkap gerak kucing secara akurat, Backes menggambar langsung seekor puma di Kebun Binatang Nuremberg.
  • 1968: merek dagang berlogo kucing melompat itu diperkenalkan secara resmi.

Dua anekdot dari arsip Puma menarik untuk di catat. Pertama, Backes konon di tawari sepeser tiap produk berlogo itu, tetapi ia memilih bayaran sekali putus 600 mark. Kedua, Rudolf pernah bercanda bahwa ekor yang panjang membuatnya mengeluarkan lebih banyak biaya iklan. Panjang ekornya nyaris tak berubah hingga kini. Ini cerita dari pihak perusahaan sendiri, jadi wajar di perlakukan sebagai kisah resmi merek.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *