Beberapa tahun terakhir, gaya yang serba netral dan nyaris tanpa detail mendominasi lemari banyak orang. Sekarang arahnya mulai bergeser. Sejumlah pengamat menilai quiet luxury mulai meredup atau berubah menjadi sesuatu dengan lebih banyak kepribadian dan lebih sedikit aturan. Tren 2026 memberi ruang lebih besar untuk warna, tekstur, dan detail.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu mengganti seluruh isi lemari. Artikel ini merangkum tujuh tren yang bisa dicoba, lengkap dengan cara memadukannya secara realistis untuk kehidupan sehari-hari.
1. Warna statement yang berani
Palet serba krem dan abu tidak hilang, tetapi kini ditemani warna yang lebih lantang. Pantone menobatkan Cloud Dancer, putih cerah yang condong ke krem, sebagai warna tahun 2026. Di sisi lain, runway menampilkan warna yang jauh lebih berani. Biru elektrik muncul di koleksi Valentino, Loewe, dan Tom Ford untuk musim semi/panas 2026. Chartreuse dan ungu juga muncul konsisten sepanjang pekan mode untuk musim gugur 2026. Cara mencobanya tanpa berlebihan: pilih satu item berwarna kuat, misalnya tas, scarf, atau atasan, lalu padukan dengan dasar netral. Warna yang paling mencolok biasanya paling aman saat dipakai di satu titik saja.
2. Rok bervolume dan siluet dramatis
Rok dengan bentuk yang sengaja berani menjadi salah satu sorotan utama. Rok statement termasuk ide terbesar musim ini, dari rok bubble di Balenciaga hingga rok puffball raksasa di Thom Browne. Siluet pinggul besar ala era klasik juga diperkirakan populer dengan sentuhan modern.
Agar tidak terlihat kewalahan, seimbangkan volume bawah dengan atasan yang pas badan atau potongan sederhana. Jika masih ragu, mulai dari rok bubble berukuran ringan sebelum mencoba siluet yang lebih ekstrem.
3. Renda dan bahan romantis
Setelah beberapa musim didominasi garis tegas, kelembutan kembali hadir. Renda disebut sebagai tren kunci 2026 dan menghadirkan kesan feminin yang lembut. Dalam skala sehari-hari, satu busana berbahan lace atau satin saja sudah cukup memberi sentuhan romantis yang halus.
Untuk kegiatan harian, kombinasikan renda dengan elemen kasual seperti jaket denim atau sneakers agar tampilannya tidak terkesan seperti untuk acara formal.
4. Sentuhan kerajinan tangan: patchwork dan rajutan
Tren ini cocok bagi yang menyukai tampilan yang lebih personal. Patchwork, crochet, bahan daur ulang, dan detail mentah yang belum sepenuhnya rapi menjadi bagian dari estetika kerajinan tangan yang sengaja tidak sempurna. Rok patchwork diperkirakan akan besar pada 2026 karena kesan handmade-nya yang terasa santai.
Di Indonesia, tren ini punya peluang menarik karena kita kaya akan kain tradisional dan kerajinan lokal. Memadukan potongan kain atau rajutan buatan perajin lokal dengan busana modern bisa menghasilkan gaya yang khas.
5. Tailoring tegas dengan nuansa 90-an
Di tengah tren yang lembut, potongan terstruktur justru kembali. Menurut kepala bagian pembelian Net-a-Porter, musim ini menandai kembalinya tailoring terstruktur dan siluet ramping bergaya 90-an, seperti blazer pendek berbahu tegas, celana slim-cut, dan mantel oversize.
Blazer dengan bahu tegas adalah investasi yang awet karena bisa dipakai ke kantor maupun akhir pekan. Padukan dengan celana lurus untuk suasana formal, atau dengan kaus dan jeans untuk tampilan santai yang tetap rapi.
6. Denim dan flanel untuk gaya kasual
Untuk hari-hari santai, ada dua tren yang mudah diadopsi. Pertama, brut denim, satu set denim saja sudah membuat penampilan terlihat rapi dan modern. Kedua, kemeja flanel kotak-kotak. Peragaan busana 2026 menetapkannya sebagai gaya comeback, dengan versi dari rumah mode seperti Dior, Chanel, dan Tod’s.
Kemeja flanel bisa dipakai terbuka sebagai luaran di atas kaus polos, atau diikat di pinggang. Di iklim tropis seperti Indonesia, pilih bahan yang tipis agar tetap nyaman.
7. Aksen kulit dan motif animal print
Bahan kulit dan motif hewan terus mendapat tempat. Outfit berbahan leather disebut sebagai andalan untuk travel wear 2026, dan animal print, terutama motif macan tutul, diprediksi tetap digemari. Kamu tidak perlu memakai keduanya sekaligus dari kepala sampai kaki.
Cara yang lebih mudah adalah memilih satu aksen: ikat pinggang kulit, jaket pendek, atau scarf bermotif macan tutul. Bahan kulit sintetis juga bisa menjadi pilihan yang lebih terjangkau dan lebih ringan di cuaca panas.
Modest fashion dan hijab: semakin ekspresif
Bagi pengguna busana muslim, tahun ini juga membawa peluang bereksperimen. Modest fashion disebut tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu dan telah menjadi bagian dari arus utama fashion dunia. Para desainer dan brand busana muslim menyiapkan koleksi bertema modest wear modern, sentuhan etnik, hingga sustainable fashion, dengan padu-padan yang tidak monoton. Warna earth tone dan pastel tetap menjadi andalan, sehingga mudah dipadukan dengan tren di atas, misalnya blazer terstruktur atau aksen warna statement pada hijab.
Cara mengadopsi tren tanpa terlihat berlebihan
Mengikuti tren tidak harus berarti membeli banyak barang baru. Beberapa pertimbangan berikut bisa membantu:
- Mulai dari satu item. Pilih satu tren yang paling cocok dengan kepribadianmu, lalu padukan dengan pakaian yang sudah ada.
- Sesuaikan dengan iklim dan aktivitas. Banyak tren datang dari runway untuk cuaca empat musim, sehingga bahan dan lapisannya perlu disesuaikan dengan iklim tropis.
- Utamakan kenyamanan. Pakaian terlihat paling baik saat pemakainya merasa nyaman. Sebuah laporan tren juga mencatat pergeseran tren 2026 menuju gaya yang lebih sederhana dan praktis.
- Pertimbangkan thrift atau penjahit lokal. Ini menghemat biaya dan sejalan dengan kesadaran akan keberlanjutan yang disebut dalam banyak ulasan tren.
- Jangan memaksakan. Tidak semua tren cocok untuk semua orang, dan itu tidak masalah.
